Binjai, Poskini.com – Kejuaraan Pencak Silat Antar Pelajar Hang Tuah Cup II resmi digelar di Binjai Mall, Jalan Soekarno-Hatta, Binjai Timur, pada 5–8 Februari 2026. Event ini diikuti sekitar 150 atlet pelajar dari berbagai perguruan silat di Medan, Binjai, dan Langkat. Pembukaan dihadiri Wakil Wali Kota Binjai yang diwakili Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dinaspora) Kota Binjai, H. Iwan Setiawan, SE., M.Pd.
Selain ajang kompetisi, Hang Tuah Cup II juga berfungsi sebagai sarana pelestarian budaya pencak silat sebagai warisan bangsa dan pembinaan atlet usia dini di Kota Binjai. Hadir pula Ketua KONI Kota Binjai Arfat, Kabag Ops Polres Binjai mewakili Kapolres, serta Wakil Ketua IV Pengprov IPSI Sumatera Utara H. Bahadur Marahimin, ST, mewakili Ketua Pengprov IPSI Sumut.
“Kejuaraan ini bukan hanya soal menang dan kalah, tetapi juga proses pembinaan mental, disiplin, dan sportivitas atlet sejak usia pelajar. Dari ajang seperti inilah lahir atlet-atlet potensial yang akan menjadi tulang punggung prestasi pencak silat Kota Binjai ke depan. Dan nanti akan kita adakan kejuaraan daerah IPSI Piala Wali Kota Binjai pada bulan Mei,” ujar Arfat.
Sementara itu, Kadispora Kota Binjai H. Iwan Setiawan menegaskan nilai budaya pencak silat. Pencak silat adalah identitas budaya bangsa. Melalui kejuaraan ini, kita tidak hanya membina prestasi olahraga, tetapi juga menanamkan nilai-nilai luhur seperti disiplin, hormat, dan tanggung jawab kepada para pelajar.
Ia menambahkan komitmen Pemkot Binjai mendukung olahraga pelajar secara berkelanjutan.
“Pertandingan harus berjalan suportif mungkin, jangan dikalahkan yang menang dan jangan dimenangkan yang kalah," tegas Wali Kota Binjai.
Ketua Panitia Mad Tuah, SH, menyampaikan apresiasi kepada semua pihak pendukung. Ia berharap Hang Tuah Cup II menjadi agenda rutin tahunan untuk pembinaan atlet dan pelestarian pencak silat di Sumatera Utara.
>J.saragih

