Iklan

iklan

May Day di Surabaya, Massa Bikin 14 Kesepakatan dengan Gubernur Jatim

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:26 WIB Last Updated 2026-05-01T21:26:06Z
May Day di Surabaya, Massa Bikin 14 Kesepakatan dengan Gubernur Jatim
Surabaya, Poskini.com - Ribuan buruh di Jawa Timur (Jatim) memadati jalan-jalan di Surabaya untuk merayakan May Day 2026, menuntut perhatian pemerintah terkait kesejahteraan, hunian, dan pengesahan RUU Ketenagakerjaan baru. Mereka melakukan aksi damai dan menyampaikan tuntutan-tuntutan mereka kepada pemerintah. Pada hari itu, massa buruh yang tergabung dalam beberapa serikat pekerja Jatim berkumpul di depan Gedung Grahadi, Surabaya, sebelum berarak menuju Balai Kota Surabaya. Mereka membawa spanduk dan banner yang bertuliskan tuntutan-tuntutan mereka, seperti kenaikan upah, jaminan kesehatan, dan pengesahan RUU Ketenagakerjaan baru.

Massa Buruh Tuntut Perhatian Pemerintah

Massa buruh yang hadir di aksi May Day 2026 ini berasal dari berbagai daerah di Jatim, seperti Surabaya, Sidoarjo, Gresik, dan Mojokerto. Mereka menyampaikan tuntutan-tuntutan mereka kepada Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, yang hadir di lokasi aksi. Khofifah mendengarkan tuntutan-tuntutan massa buruh dan berjanji akan membantu mereka. "Kami akan membantu buruh-buruh di Jatim untuk memperjuangkan hak-hak mereka," kata Khofifah. Massa buruh juga menyampaikan tuntutan-tuntutan mereka terkait kesejahteraan dan hunian. Mereka menuntut pemerintah untuk memperbaiki kesejahteraan mereka dengan meningkatkan upah dan menyediakan fasilitas-fasilitas yang memadai. Mereka juga menuntut pemerintah untuk menyediakan hunian yang layak dan terjangkau bagi mereka.

Pengesahan RUU Ketenagakerjaan Baru

Salah satu tuntutan utama massa buruh di aksi May Day 2026 ini adalah pengesahan RUU Ketenagakerjaan baru. Mereka menuntut pemerintah untuk segera mengesahkan RUU Ketenagakerjaan baru yang lebih menguntungkan bagi buruh. "Kami menuntut pemerintah untuk segera mengesahkan RUU Ketenagakerjaan baru yang lebih baik dan lebih adil bagi buruh," kata ketua serikat pekerja Jatim. RUU Ketenagakerjaan baru ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan buruh dan melindungi hak-hak mereka. Massa buruh berharap pemerintah dapat segera mengesahkan RUU Ketenagakerjaan baru ini agar mereka dapat menikmati hak-hak mereka sebagai buruh.

14 Kesepakatan dengan Gubernur Jatim

Setelah melakukan aksi damai dan menyampaikan tuntutan-tuntutan mereka, massa buruh melakukan pertemuan dengan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa. Dalam pertemuan itu, mereka menyepakati 14 poin kesepakatan yang akan dilaksanakan oleh pemerintah Jatim. "Kami telah menyepakati 14 poin kesepakatan dengan Gubernur Jatim untuk memperjuangkan hak-hak buruh di Jatim," kata ketua serikat pekerja Jatim. Kesepakatan-kesepakatan itu antara lain meningkatkan upah buruh, menyediakan fasilitas-fasilitas yang memadai, dan menyediakan hunian yang layak dan terjangkau bagi buruh. Pemerintah Jatim juga berjanji akan membantu buruh-buruh di Jatim untuk memperjuangkan hak-hak mereka. Dengan adanya kesepakatan-kesepakatan ini, massa buruh berharap pemerintah Jatim dapat segera melaksanakan janji-janji mereka dan memperjuangkan hak-hak buruh di Jatim. Mereka juga berharap pemerintah pusat dapat segera mengesahkan RUU Ketenagakerjaan baru yang lebih menguntungkan bagi buruh. Dalam aksi May Day 2026 ini, massa buruh telah menyampaikan tuntutan-tuntutan mereka kepada pemerintah dan telah menyepakati 14 poin kesepakatan dengan Gubernur Jatim. Mereka berharap pemerintah dapat segera melaksanakan janji-janji mereka dan memperjuangkan hak-hak buruh di Jatim.

Sumber: Redaksi Jumper Media - Diolah dari Berbagai Sumber Nasional

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • May Day di Surabaya, Massa Bikin 14 Kesepakatan dengan Gubernur Jatim

Trending Now

Iklan

iklan