Iklan

iklan

Mahasiswa Kritik Pengamanan Ketat di UNM saat Hardiknas Makassar

Minggu, 03 Mei 2026 | 02:26 WIB Last Updated 2026-05-02T19:26:06Z
Mahasiswa Kritik Pengamanan Ketat di UNM saat Hardiknas Makassar
Makassar, Poskini.com - Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Universitas Negeri Makassar (UNM) beberapa hari yang lalu berlangsung dengan nuansa yang berbeda. Jika biasanya peringatan ini dipenuhi dengan acara-acara yang menyenangkan dan penuh semangat, tahun ini mahasiswa UNM justru mengkritik pengamanan ketat yang dilakukan oleh polisi. Pengamanan yang dianggap berlebihan ini menuai protes dari kalangan mahasiswa, yang merasa kebebasan mereka terbatas.

Pengamanan Ketat dan Kritik Mahasiswa

Pengamanan ketat oleh polisi di kampus UNM saat Hardiknas menjadi sorotan utama. Mahasiswa yang hadir untuk merayakan hari penting bagi dunia pendidikan ini justru dihadapkan pada situasi yang tidak nyaman. Mereka mengeluhkan bahwa pengamanan yang berlebihan membuat suasana menjadi tegang dan tidak kondusif. "Kami merasa seperti sedang berada di zona perang, bukan sedang merayakan hari pendidikan," kata salah satu mahasiswa yang enggan disebutkan namanya. Kritik ini tidak hanya datang dari mahasiswa, tetapi juga dari beberapa dosen yang merasa bahwa pengamanan tersebut tidak proporsional. Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol. Abdul Majid, membuka suara terkait kritik ini. Dalam sebuah konferensi pers, beliau menjelaskan bahwa pengamanan ketat tersebut dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban di kampus. "Kami memahami bahwa Hardiknas adalah momen penting, tetapi kami juga tidak bisa mengabaikan potensi ancaman keamanan. Pengamanan ini kami lakukan untuk menjaga keselamatan semua pihak yang hadir," jelas Kombes Pol. Abdul Majid. Namun, penjelasan ini tidak sepenuhnya dapat meredakan kekecewaan mahasiswa.

Reaksi Mahasiswa dan Dosen

Reaksi mahasiswa dan dosen terhadap pengamanan ketat ini beragam. Beberapa dari mereka mengungkapkan kekecewaan mereka melalui media sosial, sementara yang lain memilih untuk menyampaikan protes mereka secara langsung kepada pihak kampus dan polisi. "Kami tidak memahami mengapa polisi harus melakukan pengamanan seketat ini. Apakah mereka tidak percaya bahwa kami, sebagai mahasiswa, dapat menjaga ketertiban dan keamanan di kampus?" tanya seorang mahasiswa yang hadir dalam acara Hardiknas. Dalam sebuah pernyataan tertulis, Dekan Fakultas Ilmu Sosial UNM, Dr. Muhammad Rusdi, menyatakan bahwa pihak kampus juga merasa keberatan dengan pengamanan yang berlebihan. "Kami mengerti bahwa keamanan adalah prioritas, tetapi kami juga percaya bahwa mahasiswa kami memiliki hak untuk merayakan Hardiknas dengan suasana yang ceria dan kondusif. Kami berharap di masa depan, polisi dapat menyesuaikan pengamanan mereka dengan kebutuhan kampus," tulis Dr. Muhammad Rusdi.

Masa Depan Pengamanan di Kampus

Pertanyaan tentang bagaimana pengamanan di kampus harus dilakukan di masa depan masih menjadi topik perdebatan. Sementara pihak kepolisian berpegang pada kebijakan mereka untuk menjaga keamanan, mahasiswa dan dosen berharap bahwa ada cara lain yang lebih efektif dan tidak mengganggu kegiatan akademik. "Kami berharap bahwa di masa depan, polisi dapat bekerja sama lebih erat dengan pihak kampus untuk menemukan solusi yang memuaskan semua pihak," kata seorang mahasiswa. Dalam menanggapi keinginan ini, Kombes Pol. Abdul Majid menyatakan bahwa polisi terbuka untuk melakukan evaluasi dan penyesuaian. "Kami selalu terbuka untuk umpan balik dan saran dari masyarakat, termasuk mahasiswa dan dosen. Kami akan melakukan evaluasi terhadap pengamanan yang telah dilakukan dan berdiskusi dengan pihak kampus untuk menemukan cara yang lebih baik dalam menjaga keamanan tanpa mengganggu kegiatan kampus," jelasnya. Dengan demikian, diharapkan bahwa di masa depan, peringatan Hardiknas di UNM dapat berlangsung dengan lebih ceria dan penuh makna, tanpa nuansa ketegangan yang tidak diinginkan. Mahasiswa, dosen, dan pihak kepolisian harus dapat bekerja sama untuk menciptakan lingkungan kampus yang aman, nyaman, dan kondusif bagi semua kegiatan akademik dan non-akademik.

Sumber: Redaksi Jumper Media - Diolah dari Berbagai Sumber Nasional

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Mahasiswa Kritik Pengamanan Ketat di UNM saat Hardiknas Makassar

Iklan

iklan