Iklan

iklan

Bos Terra Drone Klaim 20 Korban Mau Ganti Rugi di Atas Rp100 Juta

Selasa, 05 Mei 2026 | 22:26 WIB Last Updated 2026-05-05T15:26:08Z
Bos Terra Drone Klaim 20 Korban Mau Ganti Rugi di Atas Rp100 Juta
Jakarta, Poskini.com - Kebakaran yang terjadi di gedung Terra Drone beberapa waktu lalu masih meninggalkan duka yang mendalam bagi para korban dan keluarga mereka. Namun, dalam perkembangan terbaru, Dirut Terra Drone mengklaim bahwa 20 dari 22 korban kebakaran telah setuju damai dengan ganti rugi di atas Rp100 juta. Berita ini tentu saja menjadi perhatian bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang masih mengikuti perkembangan kasus kebakaran tersebut. ##

Latar Belakang Kebakaran

Kebakaran di gedung Terra Drone terjadi pada tanggal 10 Desember 2025, yang menyebabkan 22 orang meninggal dunia dan beberapa lainnya luka-luka. Kebakaran tersebut diperkirakan berasal dari bagian produksi gedung, dan api dengan cepat menyebar ke seluruh bangunan. Tim penyelamat dan pemadam kebakaran berusaha untuk memadamkan api, namun sayangnya, banyak korban yang tidak dapat diselamatkan. Kebakaran ini menjadi salah satu kejadian kebakaran terparah di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Menurut keterangan dari Dirut Terra Drone, kebakaran tersebut disebabkan oleh kesalahan teknis yang tidak dapat diprediksi sebelumnya. Namun, banyak pihak yang mempertanyakan keselamatan kerja di gedung tersebut, terutama mengingat bahwa kebakaran tersebut menyebabkan banyak korban jiwa. Pemerintah dan lembaga terkait telah melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran tersebut. ##

Proses Damai dan Ganti Rugi

Dalam beberapa minggu terakhir, pihak Terra Drone telah melakukan negosiasi dengan keluarga korban untuk mencapai kesepakatan damai. Dirut Terra Drone mengklaim bahwa 20 dari 22 korban telah setuju damai dengan ganti rugi di atas Rp100 juta. Namun, keluarga korban lainnya masih enggan untuk menerima tawaran tersebut, karena mereka merasa bahwa ganti rugi tersebut tidak cukup untuk menggantikan kehilangan yang mereka alami. "Kami telah berusaha untuk mencapai kesepakatan damai dengan keluarga korban, dan kami senang bahwa banyak dari mereka yang telah setuju dengan tawaran kami," kata Dirut Terra Drone dalam sebuah pernyataan. "Namun, kami juga menghormati keputusan keluarga korban lainnya yang masih ingin melanjutkan proses hukum. Kami akan terus berusaha untuk mencapai kesepakatan yang adil dan bermanfaat bagi semua pihak." ##

Reaksi dan Dampak

Berita tentang kesepakatan damai dan ganti rugi tersebut telah menjadi perhatian bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang masih mengikuti perkembangan kasus kebakaran tersebut. Banyak pihak yang mempertanyakan apakah ganti rugi tersebut cukup untuk menggantikan kehilangan yang dialami oleh keluarga korban. Beberapa pihak juga mempertanyakan apakah kesepakatan damai tersebut akan mempengaruhi proses hukum yang sedang berlangsung. "Kami masih ingin tahu apa penyebab pasti kebakaran tersebut dan siapa yang bertanggung jawab," kata salah satu keluarga korban. "Kami tidak ingin hanya menerima ganti rugi, tetapi kami juga ingin keadilan dan keselamatan kerja yang lebih baik di masa depan." Dalam beberapa minggu terakhir, pemerintah dan lembaga terkait telah melakukan upaya untuk meningkatkan keselamatan kerja di Indonesia, terutama di industri manufaktur. Beberapa perusahaan telah melakukan peninjauan ulang terhadap prosedur keselamatan kerja mereka, dan beberapa lainnya telah melakukan pelatihan keselamatan kerja untuk karyawan mereka. Namun, masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk meningkatkan keselamatan kerja di Indonesia, terutama di industri yang berisiko tinggi seperti manufaktur. Dalam kesimpulan, kebakaran di gedung Terra Drone masih meninggalkan duka yang mendalam bagi para korban dan keluarga mereka. Meskipun kesepakatan damai dan ganti rugi telah dicapai, masih banyak pertanyaan yang belum terjawab, terutama tentang penyebab pasti kebakaran tersebut dan siapa yang bertanggung jawab. Pemerintah dan lembaga terkait harus terus berusaha untuk meningkatkan keselamatan kerja di Indonesia, terutama di industri yang berisiko tinggi, untuk mencegah kejadian serupa terjadi di masa depan.

Sumber: Redaksi Jumper Media - Diolah dari Berbagai Sumber Nasional

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Bos Terra Drone Klaim 20 Korban Mau Ganti Rugi di Atas Rp100 Juta

Trending Now

Iklan

iklan