Jakarta, Poskini.com — Riuh gegap gempita memenuhi ruangan Gedung Joeang Menteng 31, Jakarta Pusat, ketika ratusan tokoh agama lintas iman dan Ketua LSM dari wilayah Sejabotabek berkumpul dalam acara Silaturahmi Kebangsaan dengan tema, “Menyatukan Langkah Menjaga Nilai Kebangsaan Indonesia." Acara ini digelar pada Jumat, 22 Agustus 2025, dan dihadiri tokoh-tokoh berpengaruh dari berbagai latar belakang agama dan lembaga sosial.
Tokoh yang hadir antara lain Dr. Suhu Jimmu Hoh Gunabadra, Ketua Umum Sang Mahayana Indonesia; Robinson Togap Siagian, Dstp, Penginjil Internasional World Bible School (WBS) sekaligus Presiden Organisasi Nasrani (ONI) Yayasan Suara Nasrani; Ps Nelson B (Katolik); Ustadz Jalaludin Tapaul S.AG; Pendeta Jhosua (Protestan); Arifin Nasution, Ketua LSM Penjara; Benny Forkot Jaya; Antonius Setiadi dari LSM Projustisia; Ganda Sirait dari elit pers; Yudha Guntur; dan tokoh lainnya.
Acara ini mendapat restu dari Presiden RI Prabowo Subianto dan Kapolri Lystio Sihit Prabowo.
"Walaupun elit bangsa tidak hadir secara langsung, namun semangat perjuangan mereka tetap menyatu dalam denyut nadi bangsa," ujar Juharto SH, salah satu penyelenggara.
Dalam sambutannya, Arifin Nasution menekankan pentingnya menjaga persatuan melalui silaturahmi ini.
"Melalui silaturahmi kebangsaan ini kita diajak merawat persatuan," tegasnya.
Sementara itu, Dr. Suhu Jimmu Hoh Gunabadra menyampaikan kegembiraannya dapat hadir di acara tersebut yang didasari semangat kebangsaan dan nilai Bhinneka Tunggal Ika.
"Sekalipun persoalan bangsa berat, kita tetap tegakkan jiwa kemerdekaan Republik Indonesia," ujarnya.
Robinson Togap Siagian, selaku rohaniawan penginjil dan pendiri Dewan Pers, mengungkapkan kekagumannya saat mendengar aspirasi dari akar rumput LSM mengenai permasalahan masyarakat.
"Saya sengaja mempersiapkan makalah bertajuk ‘Menegakkan Kemerdekaan Melalui Ideologi Pancasila’ untuk diserahkan pada acara ini," tutup Robinson.