Get Poskini App with new looks!
Mode Gelap
POSKINI.com POSKINI.com
Advertisement
More news: Poskini TV Radio Streaming Indeks Berita

Dari Riset Lokal ke Budaya Ilmiah: Kolaborasi SMA Negeri 1 Imogiri dan Prodi Teknologi Pangan Universitas Widya Mataram

J. Saragih
J. Saragih
Dari Riset Lokal ke Budaya Ilmiah: Kolaborasi SMA Negeri 1 Imogiri dan Prodi Teknologi Pangan Universitas Widya Mataram
Dari Riset Lokal ke Budaya Ilmiah: Kolaborasi SMA Negeri 1 Imogiri dan Prodi Teknologi Pangan Universitas Widya Mataram. (Foto: Poskini)

Yogyakarta, Poskini.com — Penguatan budaya ilmiah di kalangan pelajar sekolah menengah dilakukan melalui program Titik Kumpul Sains dan Teknologi Berbasis Potensi Agrowisata dan Ekokreatif di SMA Negeri 1 Imogiri, Bantul, Kamis (22/10/2026). Program merupakankolaborasi dengan Program Studi Teknologi Pangan (TP), Fakultas Sains dan Teknologi (FST), Universitas Widya Mataram (UWM).

 

Kegiatan yang bertujuan meningkatkan minat dan kemampuan riset siswa melalui pemanfaatan potensi lokal ini berlangsung di aula SMA Negeri 1 Imogiri, dan turut dihadiri Kepala Sekolah Sumaryoto, S.Pd., M.Pd. Materi dan kick-off program disampaikan oleh Ketua Riset, Dr. Masrukan, M.Sc.

 

Sumaryoto dalam kesempatan ini menyampaikan selamat datang dan terimakasih kepada tim UWM. Selanjutnya, Masrukan menjelaskan bahwa program ini dirancang agar siswa tidak hanya mempelajari sains secara teoretis, tetapi juga mengenal proses penelitian secara langsung, mulai dari pengamatan dan eksperimen hingga analisis data serta penarikan kesimpulan berdasarkan bukti ilmiah.

 

“Program ini bertujuan meningkatkan minat, partisipasi, dan kapasitas berpikir ilmiah siswa melalui pengalaman langsung dalam riset teknologi pangan berbasis potensi lokal, sekaligus memperkuat jalur pengembangan talenta sains dan teknologi yang menghubungkan pendidikan menengah dengan perguruan tinggi,” ujarnya.

 

Salah satu materi yang diperkenalkan adalah pengembangan pangan fungsional melalui formulasi yoghurt. Siswa diperkenalkan pada teknologi fermentasi pangan serta pentingnya analisis kualitatif dan kuantitatif untuk mengkaji karakteristik dan mutu produk. 

 

“Selain pengembangan pangan fungsional, program ini mengangkat potensi agrowisata dan ekokreatif sebagai sumber inspirasi penelitian. Melalui penguatan klub sains dan mini riset kolaboratif, siswa didorong mengembangkan rasa ingin tahu, kreativitas, kemampuan memecahkan masalah, serta keterampilan bekerja sama untuk menghasilkan gagasan inovasi berbasis potensi local,” kata Masrukan.

 

Program ini didukung Direktorat Jenderal Sains dan Teknologi melalui Direktorat Diseminasi dan Pemanfaatan Sains dan Teknologi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Tahun 2026. “Kolaborasi SMA Negeri 1 Imogiri dan UWM diharapkan menjadi langkah untuk menumbuhkan budaya riset sejak sekolah menengah sekaligus mempersiapkan generasi muda yang kritis, kreatif, dan mampu memanfaatkan sains untuk menjawab tantangan di lingkungannya,” pungkas Masrukan.

 

Bhenu

Tags:

Komentar (0)

Berita Terkait

 
Poskini Network
Jaringan media berita daerah Poskini.com. Klik lebih lanjut