AMPI Binjai Terus Menjadi Corong Aspiratif Rakyat Pemecah Masalah, Rizki: Udah Tugas Kami!

16:49
Lihat juga


 Binjai, Poskini — Keberadaan Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) yang tercetus pada goresan sejarah di Pandaan, Jawa Timur tahun 1978 merupakan tekad persatuan pemuda masa itu untuk berinisiatif pada pembaharuan cita-cita yang tertuang pada ikrar sumpah pemuda 1928.


AMPI menjadi wadah inklusif bagi semua pemuda yang memiliki karya pembangunan, ide, gagasan serta motivasi dalam insan berkebangsaan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945.


Sekretaris DPD AMPI Kota Binjai, Rizki Mardhatillah, menjabarkan, "bahwa peran pemuda terletak pada konstitusi negara ini, itu sudah dijamin dan termaktub pada pasal 27 ayat (3), pasal 28C ayat (2) dan pasal 30 ayat (1) UUD '45, sebab pemuda bagian dari rakyat Indonesia yang sangat diharapkan di setiap generasinya", paparnya, saat menyampaikan via seluler kepada wartawan. Kamis, (23/7/2026). 


Rizki yang juga merupakan politisi muda Partai Golkar, menambahkan, "terkonsentrasi melalui AMPI, terkhusus di Kota Binjai, berdasarkan petunjuk daripada Ketua DPD AMPI Binjai, Bung Surya Darma Sitepu, kader AMPI Binjai wajib tertib organisasi berdasarkan tuntutan AD/ART dan peraturan organisasi lainnya. Sebab, sebagai kader kita wajib patuh pada regulasi yang berlaku", ucapnya. 


"Maka dari itu, kita (AMPI Binjai), harus terus berbenah, bangun vibrasi citra positif kemanfaatan untuk masyarakat, tolong dan bantu masyarakat dalam mencari solusi, hakikatnya kita (AMPI), punya tanggung jawab besar jika ada masyarakat disekeliling kita ada yang kesusahan, itulah tugas kita", ungkapnya tegas. 


Lanjut Rizki, "pemuda harus memiliki karakter unggul, beradab, tidak tercela dan berakhlak, seminimal mungkin untuk diri sendiri. Makanya, atas inisiator Ketua Darma Sitepu, AMPI Binjai bangun kereligiusan dan dekat dengan masyarakat (umat), baik bagi kader beragama Islam, Kristen, Budha dan agama maupun keyakinan yang diakui oleh negara ini. Salah satunya Gerakan Safari Dakwah Subuh atau yang disingkat G-SDS untuk kader AMPI yang berumat Islam", tuturnya. 


"Kembalikan giroh pemuda yang jauh dari Narkoba dan kenakalan kenakalan lainnya, ini tantangan bagi kita di era teknologi terbuka (digitalisasi). Kehadiran inklusif AMPI Binjai mudah-mudahan membawa dampak besar yang menjadi gelombang raksasa untuk kebaikan dan kemanfaatan luas, menjadi OKP yang bercitra positif secara perilaku", harapnya.

J.Saragih

Advertisement
[Leaderboard 728x90]
[Sticky Footer Ad 728x90]