Iklan

iklan

Binjai Jadi "Surga" Begal: Tangan Pelajar Nyaris Putus di Titi Berngam, APH Gagal Lindungi Masyarakat

Senin, 11 Mei 2026 | 23:37 WIB Last Updated 2026-05-12T07:47:48Z


Binjai, Poskini.com — Aksi kriminalitas jalanan di wilayah hukum Polres Binjai kian mencapai titik yang mengkhawatirkan. Pada Senin pagi (11/5/2026), seorang pelajar berinisial Yudha menjadi korban keberingasan kawanan begal bersenjata tajam di kawasan Titi Berngam, tepatnya di sekitar SMP Negeri 10 Binjai.


Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 06.50 WIB ini memicu gelombang protes dari warga yang menilai Kota Binjai kini menjadi "Neraka" bagi masyarakat umum dan "Surga" bagi para pelaku kejahatan.


Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, korban yang tengah berkendara dicegat oleh dua orang pelaku menggunakan sepeda motor Honda Vario. Tanpa peringatan, pelaku langsung menyerang korban menggunakan senjata tajam secara brutal untuk merampas harta bendanya.


Dampak serangan tersebut mengakibatkan:

  • ​Luka Fisik: Kedua tangan korban mengalami luka bacok serius dan nyaris putus.
  • ​Kerugian Materi: Satu unit sepeda motor Honda Vario (BK 4732 RBL) warna hitam dove dan satu unit ponsel merek Redmi dibawa kabur pelaku.
  • ​Kondisi Korban: Saat ini korban tengah menjalani perawatan intensif di RSUD Djoelham Binjai akibat pendarahan hebat.


Kejadian yang menimpa pelajar di jam berangkat sekolah ini menjadi alarm keras bagi aparat penegak hukum (APH). Warga menilai respon kepolisian selama ini terlalu normatif dan gagal memberikan rasa aman.


​"Kalau masyarakat terus dibacok di jalan dan polisi hanya sibuk bicara 'pengejaran', masyarakat patut bertanya: siapa sebenarnya yang menguasai jalanan Binjai? Rakyat butuh hasil nyata, bukan kalimat template," ujar salah seorang warga dengan nada geram.


Masyarakat menyoroti bahwa pernyataan klasik seperti "masih dalam penyelidikan" atau "akan meningkatkan patroli" tidak lagi efektif membendung nyali para begal yang semakin berani beraksi di ruang publik pada siang hari.


Masyarakat kini mendesak adanya tindakan tegas dan terukur dari Polres Binjai agar teror berdarah ini tidak kembali memakan korban jiwa. Keamanan publik di Binjai kini berada di titik nadir, menanti pembuktian nyata dari aparat keamanan.


Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan rincian terkait identitas pelaku yang telah dikantongi. Kasatreskrim Polres Binjai, saat dikonfirmasi pada Senin siang (13.37 WIB), menyatakan bahwa pihaknya masih bergerak di lapangan.



J. Saragih

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Binjai Jadi "Surga" Begal: Tangan Pelajar Nyaris Putus di Titi Berngam, APH Gagal Lindungi Masyarakat

Trending Now

Iklan

iklan