Binjai, Poskini.com — Sabtu (11/4/2026) tepatnya di jalan teratai 27 kelurahan Jati utomo kecamatan Binjai Utara nama pemilik inisial D ucap salah satu penjaga di lokasi
Beberapa wartawan mendatangi lokasi pedagang SS sangat berdekatan diareal pemukiman warga,dalam hal ini sangatlah tidak wajar warga di sekitarnya sangat resah adanya tempat tersebut,ramai nya pengunjung dan sekaligus membeli barang terlarang tersebut.
penghasilan menjual barang terlarang tersebut bisa mencapai ratusan juta perbulannya.
Pada saat wartawan berbagai merek mendatangi lokasi tersebut,serta menanyakan pada salah satu penjaga diokasi ia mengatakan ini sama dengan "D" punya ucap salah satu penjaga"kami disini hanya titik nya tambahnya"dengan nada pelan dan sangat santai mengatakan nya.
Sebelum melangkah kelokasi salah satu warga mendekati wartawan dengan kata berbisik,ia mengatakan kami warga seluruhnya di lingkungan ini sangat keberatan dan terganggu adanya tempat ini,kami warga takut melaporkannya ke pihak berwajib ucap salah satu warga yang tak jauh dari tempat tersebut.
Pada saat warga mengatakan bahwa adanya tempat ini sangat mengganggu dan membuat kami tak nyaman dan sangat mengkuatirkan anak-anak kami dan para suami ungkap warga,yang enggan memberitahu namanya,
Sangat disayangkan kepala lingkungan setempat hanya diam dan pasrah dan ia juga mengatakan,selagi mereka tidak mengganggu warga saya biarkan sajalah ucap kepala lingkungan tersebut,dengan nada pelan.
Warga juga mentatakan, kenapa APH di Kota Binjai ini sepertinya diduga keras tidak perduli seakan-akan membiarkan dan sepertinya berpura-pura tidak mengetahuinya,ucap warga kepada wartawan sambil menikmati kopi dan teh nya.
Kiranya wartawan bisa mengatakan ini lansung di pemberitaan dan melaporkan hal ini ke penegak hukum di Kota Binjai kami warga sangat senang hati dan bangga,ucap salah satu warga dengan nada pelan seakan- akan takut terdengar salah satu penjaga lokasi tersebut,dengan berpura-pura membeli rokok warung dimana wartawan lagi beristirahat dan ada warga setempat.
Waktu sudah menunjukan pukul 4.00 wib,wartawan berbalik arah pulang kerumah masing-masing dan wartawan dari Poskini.com juga bergabung di IWO dan mengatakan di grup IWO dan rekan-rekan seniorpun mengatakan konfirmasi kan terlebih dahuluke Kapolres serta kepala lingkungannya, ucap salah satu tim dari IWO, dan wartawan Poskini juga mengatakan bahwa hal ini sudah di konfirmasi langsung ke Bapak kapolres melalui hp dan mengirimkan peta lokasi serta gambar tempat tersebut berserta alamat lengkap namun tak di gubris dan hanya diam di duga keras ada apa dengan APH Kota Binjai apakah sengaja di biarkan,di duga keras apakah sudah ada kerjasama pihak APH Kota Binjai dan pemilik benda terlarang tersebut.
Pada saat wartawan duduk di salah satu warung kecil yang gak jau dari lokasi, beberapa warga berkumpul dan mengatakan kepada awak media,pada saat itu sedang memesan teh dan makan. salah satu warga mengatakan sudah sangat lama tempat ini menjalankan bisnis haramnya namun pihak APH tidak ada teguran dan penfawasan diduga semacam adanya pembiaran, jadi kami warga hanya bisa diam dan gak berani ucap warga.
(Tim)
