Iklan

iklan

Lawan Tantangan Ekonomi, Yusman Dawolo Pastikan Siswi Juara Umum Tetap Bisa Sekolah

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:52 WIB Last Updated 2026-03-31T06:57:15Z


Gunungsitoli, Poskini.com – Di tengah tantangan ekonomi yang mengancam banyak anak Indonesia putus sekolah, kisah inspiratif datang dari Kota Gunungsitoli. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Rakyat Kota Gunungsitoli mengunjungi SMA Pemda 2 Gunungsitoli pada Senin (30/3/2026) untuk membantu siswi berprestasi Erika Mendrofa, yang nyaris putus sekolah akibat keterbatasan biaya keluarga.


Erika dikenal sebagai siswi pintar dan rajin sejak SD hingga SMA. Ia sering meraih juara umum di sekolahnya. Namun, prestasi gemilang itu terancam lenyap karena kondisi ekonomi keluarga.


Tokoh muda Yusman Dawolo, yang akrab disapa Bang YD, tidak tinggal diam. Ia dengan tegas bertanya apakah kita akan diam saat anak-anak pintar harus berhenti sekolah hanya karena biaya, serta apakah kita rela melihat cita-cita mereka terkubur hanya karena keadaan.


"Saya tidak akan diam, karena setiap anak, apa pun latar belakang keluarganya, berhak untuk belajar, bertumbuh, dan memiliki masa depan yang layak," Tegas Yusman. 


Yusman dawolo menyatakan bahwa bantuan tersebut bukan sekadar urusan biaya sekolah, melainkan sebuah upaya untuk menyelamatkan harapan, menjaga martabat keluarga, serta memutus mata rantai kemiskinan.


"Satu anak yang tetap sekolah hari ini bisa menjadi cahaya bagi banyak orang di masa depan. Ketika anak ini berhasil, dia bisa membantu adik-adiknya sekolah dan membahagiakan orang tuanya," tambahnya.


Pada kunjungan tersebut, Yusman Dawolo melalui DPD Gerakan Rakyat memberikan beasiswa penuh hingga Erika tamat SMA. Kunjungan didampingi pengurus seperti Yustina Halawa (Bendahara), Famoni S. Zebua (Sekretaris), Faozanolo Zebua, Nadia Suprina Cui, Sho Lastrinda Yessy, Valentina Daeli, dan lainnya. Kehadiran mereka membawa pesan bahwa anak hebat dari keluarga kurang mampu tidak boleh berjuang sendirian.


"Terima kasih kepada Gerakan Rakyat dan Bang YD atas dukungan penuh untuk menyekolahkan saya sampai tamat di SMA Pemda 2 Gunungsitoli. Tidak ada imbalan dari saya. Semoga Tuhan Yang Maha Esa membalas semua kebaikannya dan seluruh anggota keluarga mendapatkan kebahagiaan," ungkapnya Erika dengan mata berkaca-kaca.


Faozanolo Zebua, perwakilan Gerakan Rakyat, menambahkan harapannya bahwa hari itu mereka datang untuk memberikan bantuan beasiswa dari YD kepada Erika, serta berharap Erika tetap semangat belajar, mencapai cita-citanya, sehingga ke depan Erika bisa berhasil.


Kisah Erika mencerminkan realitas banyak anak pintar di Indonesia yang hanya kekurangan kesempatan. Tindakan Yusman Dawolo dan Gerakan Rakyat menjadi pengingat: anak pintar tidak boleh kalah hanya karena orang tua tidak mampu. Satu bantuan tepat waktu bisa menyelamatkan satu keluarga, satu harapan, dan satu generasi.





>Yarmend

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Lawan Tantangan Ekonomi, Yusman Dawolo Pastikan Siswi Juara Umum Tetap Bisa Sekolah

Trending Now

Iklan

iklan