Langkat, Poskini.com — Dalam Operasi Keselamatan Toba 2026, Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Langkat menggelar kegiatan "Sat Lantas Goes to School" di MTsN 3 Langkat. Kegiatan ini bertujuan membangun kesadaran keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di kalangan pelajar sebagai langkah preventif.
Dipimpin perwira Sat Lantas seperti KBO IPTU Didi Iskandar, S.H., M.H., Kanit Turjawali IPTU Arifin YS, S.H., M.H., Kanit Gakkum IPDA Maskrei Budi S. Sihotang, S.H., serta Kanit Kamsel IPDA Ira Fatmawati, S.H., penyuluhan berlangsung pada Selasa (10/2/2026). Sesi interaktif membahas penggunaan helm SNI, larangan berkendara bagi pelajar di bawah umur, bahaya ponsel saat mengemudi, dan sanksi pelanggaran lalu lintas.
Kasat Lantas Polres Langkat, AKP MHD. Tommy Franata, S.T.K., S.I.K., M.H., M.T., menekankan pendekatan edukatif.
"Kami fokus membangun kesadaran, bukan hanya penindakan. Pelajar sebagai generasi penerus harus paham keselamatan lalu lintas sebagai tanggung jawab diri dan orang lain," katanya.
Data nasional menunjukkan remaja termasuk kelompok rentan kecelakaan. Edukasi sekolah jadi strategi kunci menekan pelanggaran.
Kapolres Langkat, AKBP David Triyo Prasojo, S.H., S.I.K., M.Si., menambahkan pendekatan humanis dan kolaboratif.
"Tertib lalu lintas adalah budaya disiplin bersama. Sinergi polisi dan sekolah ciptakan kesadaran sukarela untuk masa depan aman," tegasnya.
Kegiatan ini disambut positif siswa dan sekolah, membuka dialog soal isu lalu lintas sehari-hari. Polres Langkat harap lahir generasi cerdas, disiplin, dan bertanggung jawab di jalan raya.
>J.saragih

